"PENGAMBILAN" RISIKO

 Risiko adalah segala sesuatu yang selalu dihubungkan dengan kemungkinan terjadinya sesuatu yang merugikan yang tidak terduga dan tidak diharapkan. Risiko juga berkaitan dengan kegagalan atau ketidakberhasilan dalam menangkap peluang usaha.

Risiko usaha dapat berupa kemerosotan finansial dan pengalaman buruk. Dari risiko ini maka seorang entrepreneur memperbaiki diri dengan belajar lagi atau menggunakan cara-cara baru, lebih gigih, lebih ulet, dan kerja keras agar dapat meraih keberhasilan. Risiko usaha perlu dikenali untuk selanjutnya diantisipasi dengan baik. Persiapan dan membuat perhitungan yang matang dapat mengurangi risiko usaha yang berakibat kepada kerugian usahaBagi seorang entrepreneur menghadapi resiko adalah sebuah tantangan karena mengambil risiko berkaitan dengan kreatifitas dan inovasi serta merupakan bagian penting dalam mengubah ide menjadi sebuah kenyataan.

Ada beberapa alasan ketika seseorang mengambil risiko. Pertama, seseorang berani mengambil risiko karena mengharapkan atau ingin mendapatkan keuntungan yang sebanding dengan pengorbanan yang telah dilakukan atau dikeluarkan. Kedua, seseorang berani mengambil risiko karena faktor keterpaksaan atau kepepet.

Jenis resiko usaha. 

Risiko Teknis. Risiko teknis terjadi akibat kurang mempunyai kemampuan dalam menjalankan usaha terutama terkait dalam hal pengambilan keputusan. Risiko Pasar Risiko ini terjadi akibat produk yang dihasilkan kurang laku atau tidak laku di pasar. Produk telah menjadi kuno akibatnya penerimaan yang diperoleh terus menurun dan terjadi kerugian. Hal ini akan menjadi bencana bagi usaha yang berakibat kepada bangkrut atau gulung tikar. Risiko pasar yang lain adalah persaiangan. Kegiatan usaha yang dilakukan oleh suatu lembaga/badan usaha selalu diamati oleh usaha pesaing. Risiko Force Majeur Risiko ini terjadi di luar kuasa manusia, seperti gempa bumi, tanah longsor, tsunami, banjir, gunung meletus dan bencana alam lainnya. Karena kemungkinan terjadi sangat kecil namun risiko ini tetaplah ada. Untuk mengalihkan risiko ini dapat memanfaatkan jasa perusahaan asuransi.

Analisis resiko usaha

Apabila risiko tidak diperhitungkan dengan teliti dan cermat akan berdampak pada kegagalan dalam usaha. Oleh karena itu sebelum membuat keputusan untuk mengambil suatu risiko maka sebaiknya dilakukan analisis risiko usaha yang dilakukan secara mendalam dan seberapa besar manfaat yang dapat diperoleh apabila risiko berhasil ditanggulangi. Berikut beberapa pertanyaan yang dapat dimanfaatkan oleh entrepreneur sebelum memutuskan untuk mengambil risiko usaha sebagai berikut : Apakah risiko yang mungkin terjadi sepadan dengan hasil usaha? Jika usaha bersifat untung-untungan (gambling) maka kemungkinan rugi lebih besar. Untuk mengantisipasi masalah ini, sebaiknya sebelum memulai usaha melakukan studi kelayakan untuk memperhitungkan resiko tersebut.

Bagaimana risiko itu dapat dikurangi? Entrepreneur harus bertindak efisien dengan mengurangi pengeluaran dana yang ada kaitannya langsung dengan produksi. Bertindak yang efektif menyebabkan sasaran yang dituju akan mudah dicapai. Personalia seperti apa yang dapat mengurangi risiko? Dalam menyiapkan sumber daya manusia haruslah mempunyai kompetensi/ keahlian sesuai dengan bidangnya, sehingga menghasilkan tenaga yang mempunyai produktivitas yang tinggi Untuk meningkatkan produktivitas kerja setiap karyawan perlu dididik, dilatih, ditatar secara formal, informal maupun nonformal. Apakah entrepreneur takut dalam mengambil resiko? Sikap jiwa yang pesimis pastilah ada pada setiap manusia. Tapi bagi seorang entrepreneur haruslah berpikir positif, yaitu optimis, risiko itu ibaratnya sebuah tantangan.

Menghindari resiko/memperkecil resikoMengenali Sumber Risiko Mengenali dan mengidentifikasi sebanyak mungkin sumber resiko yang mungkin terjadi yang sangat penting dilakukan. Karena dengan melakukan hal demikian, dapat dilakukan antisipasi awal agar sumber resiko tersebut tidak menimbulkan resiko yang banyak dan besar. Menghindari Risiko Kegagalan pemasaran dapat terjadi karena adanya spesifikasi target yang keliru. Faktor yang menyebabkannya, antara lain : Kesalahan mengidentifikasi pasar, Kesalahan dalam mengetahui kebutuhan pelanggan didalam pasar yang dipilih, Kegagalan dalam mengantisipasi kegiatan pesaing Kegagalan dalam memprediksi perubahan pasar, misalnya pertumbuhan pola pemakaian dan sebagainya,

Menekan resiko kegagalan usaha Sebelum membuka usaha, ada 3 hal penting yang harus di ketahui dalam menjalankan usaha. Kalau ketiga hal ini dijalankan maka risiko kegagalan dalam usaha lebih bisa ditekan. Kreatif  Mencari Sumber Modal Dengan mengajak sahabat atau saudara untuk menanamkan modalnya pada usaha Anda, atau malah Anda berdua atau bertiga bisa membuka usaha tersebut secara patungan dan menjalankannya bersama-sama. SDM dan Lokasi Lokasi adalah salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam membuka usaha. Ada usaha yang cocok didirikan di suatu lokasi, Usaha warnet dan fotokopi mungkin sesuai untuk lingkungan di sekitar kampus. Lakukan survei untuk mencari tempat yang sesuai bagi usaha Anda. Promosi Promosi seringkali diiupakan oleh mereka yang sedang membuka usaha, atau tak jarang, kegiatan promosi dihilangkan ketika kegiatan usaha sedang lesu. Bila promosi berhenti untuk waktu yang lama, orang bisa lupa pada usaha Anda. Jika selalu melakukan promosi secara rutin, orang akan selalu teringat pada usaha Anda. Promosi yang continue akan selalu berdampak baik pada usaha Anda.





Komentar